Waspada Tanggap Covid - 19, Bappeda Laksanakan FGD "Perumusan Kebijakan Strategis Pengendalian Pengangguran" Melalui Interaksi Online

Merebaknya wabah virus Corona diwilayah Kalimantan Selatan yang saat ini statusnya ditetapkan menjadi tanggap darurat membuat semua kegiatan yang berkaitan dengan mengumpulkan banyak orang sebisa mungkin dihindari atau tetap dilaksanakan dengan memanfaatkan fasilitas teknologi dan informasi atau interaksi online.

Menanggapi keadaan tersebut, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tabalong bekerjasama dengan Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistika (Diskominfotik) melalui TV Tabalong berusaha mengoptimalkan fasilitas teknologi dan informasi yang ada agar bisa tetap melaksanakan Focus Group Discussion sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan dengan cara mengubah sistem tatap muka menjadi sistem interaksi online.  

Bertemakan “Perumusan Kebijakan Strategis Pengendalian Pengangguran di Kabupaten Tabalong”, FGD yang berlangsung dengan durasi 2 jam pada Selasa (24/03) ini menghadirkan narasumber Kepala Bappeda Mahdi Noor dan 4 (empat) orang pembahas utama yaitu Jauhar Arifin (Ketua STIA Tabalong), Wahyu Wibowo (Wakil Ketua STIT Syekh Muhammad Nafis Tabalong), Awiek Hadi Widodo (Jikamaka/LPK Pradata Computer School), dan Firman Yusi (Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan).

Dalam paparannya, Mahdi menyampaikan 8 catatan penting dalam perumusan kebijakan strategis pengendalian pengangguran di Tabalong, yaitu (1) meningkatkan mutu Pendidikan (SDM yang berkualitas dimaksudkan semua jenjang, termasuk usulan terhadap lembaga pendidikan diluar kewenangan); (2) terhadap bursa tenaga kerja (job fair) yaitu pertemuan pencari kerja dengan pemberi kerja, apakah memungkinkan untuk memperjuangkan warga lokal; (3) dengan penguasaan jiwa kewirausahaan, tidak khawatir lapangan kerja kecil – karena mampu membuat usaha sendiri dan untuk orang lain. Hal penting yang perlu diperhatikan adalah kualitas penyelenggaraan (berorientasi hasil/lulusan), disesuaikan dengan kebutuhan daerah, dan intensitas pelatihan; (4) strategi khusuus disektor pertanian agar diminati oleh pekerja muda; (5) tersedianya akses permodalan bagi pelaku usaha baik yang unbankable maupun yang bankable dengan bunga yang cukup rendah; (6) perkuatan persediaan data baik data UMKM dan data investasi masyarakat lokal; (7) upaya perluasan lapangan kerja termasuk didalamnya menciptakan lapangan kerja; (8) upaya memperbaiki ekonomi makro Kabupaten Tabalong termasuk didalamnya upaya menggeser dominasi sektor pertambangan.

FGD ini selain mendatangkan pembahas utama juga membuka kesempatan kepada masyarakat yang ingin memberi masukan ataupun pertanyaan melalui WhatApp yang akan dibahas langsung pada saat acara berlangsung dan bagi yang belum sempat dibahas akan ditanggapi melalui SMS/WhatApp. 


FGD "Perumusan Kebijakan Strategis Pengendalian Pengangguran di Kabupaten Tabalong" dapat dilihat melalui Channel Youtube TV Tabalong :

https://www.youtube.com/watch?v=hhnr3DjXvkg&t=97s

Kamu mungkin juga menyukai