Tim Pokja AMPL Kabupaten Tabalong Dampingi Tim NMC dan Tenaga Ahli WSS ke Desa Sasaran Program Pamsimas Tahun 2020

Kabupaten Tabalong merupakan salah satu Kabupaten yang bergabung dalam program nasional Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat atau yang sering disebut dengan program Pamsimas. Dikoordinir oleh Kelompok Kerja Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (Pokja AMPL) Kabupaten Tabalong, dalam kurun waktu 6 tahun (2014 s/d 2020) terdapat 77 desa regular Pamsimas yang ada di Tabalong. Selain itu, Kabupaten Tabalong sejak tahun 2017 juga mengikuti berbagai program turunan dari Pamsimas yang ditujukan untuk keberlanjutan dan penambahan penerima manfaat sarana air minum Pamsimas seperti Desa-desa Paska Pamsimas, Hibah Khusus Pamsimas (HKP), Hibah Air Minum Pedesaan (HAMP), dan Hibah Insentif Desa (HID).

Berkaitan dengan program tersebut, Kamis (03/12/2020) Pokja AMPL Kabupaten Tabalong menerima kedatangan Tim Nasional Management Consultant (NMC) dari Jakarta dan Tenaga Ahli Water Sanitasi Specialist (WSS) Provinsi Kalimantan Selatan yang bertujuan untuk melakukan monitoring dan uji fungsi untuk desa sasaran program Pamsimas tahun 2020.

Bersama Distric Consultant (DC) dan tim Fasilitator Masyarakat (TFM) program Pamsimas Kabupaten Tabalong, Tim dari NMC dan tenaga ahli dari WSS diajak berkunjung ke 2 (dua) desa sasaran Pamsimas tahun 2020 yaitu Desa Masukau untuk melakukan uji fungsi dan dilanjutkan ke Desa Nawin untuk monitoring.

Pamsimas sendiri ditahun 2016 – 2020 telah memasuki fase ketiga (2016 – 2020) yang bertujuan untuk meningkatkan praktik hidup bersih dan sehat di masyarakat, meningkatkan jumlah masyarakat yang memiliki akses air minum dan sanitasi berkelanjutan, meningkatkan kapasitas masyarakat dan kelembagaan lokal (pemerintah desa maupun masyarakat) dalam penyelenggaraan layanan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat dan meningkatkan efektifitas dan kesinambungan jangka Panjang pembangunan sarana dan prasarana air minum dan sanitasi berbasis masyarakat.

Program Pamsimas III dilaksanakan dalam rangka mendukung 2 (dua) agenda nasional yaitu (1) 100 – 100, 100% akses air minum dan 100% akses sanitasi, dan (2) sanitasi total berbasis masyarakat.


Kamu mungkin juga menyukai